Selasa, 28 Mei 2013

Pengertian IP Address

Pengertian IP Addres, DNS, Gateway, Subnet Mask, Broadcast dan IP Network

1.Pengertian IP address
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
2.Pengertian Gateway

Gateway adalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih
3.Pengertian Subnet Mask
Subnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
4.Pengertian Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
5.Pengertian Broadcast
Alamat ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya.
6.Pengertian Ip Network
Segmen jaringan, dengan kata lain bisa disebut juga sebagai pengelompokan suatu jaringan dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router. Dalam satu jaringan LAN maka IP Network tentu akan sama.
Nah, Sekian Dulu Artikel Saya Kali Ini, Semoga Dapat Membantu Anda Dalam Kehidupan Sehari"

Sabtu, 18 Mei 2013

CIDR

CIDR

Classless Inter-Domain Routing (disingkat menjadi CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C. Masalah yang terjadi pada sistem yang lama adalah bahwa sistem tersebut meninggalkan banyak sekali alamat IP yang tidak digunakan. Sebagai contoh, alamat IP kelas A secara teoritis mendukung hingga 16 juta host komputer yang dapat terhubung, sebuah jumlah yang sangat besar. Dalam kenyataannya, para pengguna alamat IP kelas A ini jarang yang memiliki jumlah host sebanyak itu, sehingga menyisakan banyak sekali ruangan kosong di dalam ruang alamat IP yang telah disediakan. CIDR dikembangkan sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak terpakai tersebut untuk digunakan di mana saja. Dengan cara yang sama, kelas C yang secara teoritis hanya mendukung 254 alamat tiap jaringan, dapat menggunakan hingga 32766 alamat IP, yang seharusnya hanya tersedia untuk alamat IP kelas B.

Blok CIDR IPv4

IPv4 CIDR
IP/CIDR Δ to last IP addr Mask Hosts (*) Class Notes
a.b.c.d/32 +0.0.0.0 255.255.255.255 1 1/256 C
a.b.c.d/31 +0.0.0.1 255.255.255.254 2 1/128 C d = 0 ... (2n) ... 254
a.b.c.d/30 +0.0.0.3 255.255.255.252 4 1/64 C d = 0 ... (4n) ... 252
a.b.c.d/29 +0.0.0.7 255.255.255.248 8 1/32 C d = 0 ... (8n) ... 248
a.b.c.d/28 +0.0.0.15 255.255.255.240 16 1/16 C d = 0 ... (16n) ... 240
a.b.c.d/27 +0.0.0.31 255.255.255.224 32 1/8 C d = 0 ... (32n) ... 224
a.b.c.d/26 +0.0.0.63 255.255.255.192 64 1/4 C d = 0, 64, 128, 192
a.b.c.d/25 +0.0.0.127 255.255.255.128 128 1/2 C d = 0, 128
a.b.c.0/24 +0.0.0.255 255.255.255.000 256 1 C
a.b.c.0/23 +0.0.1.255 255.255.254.000 512 2 C c = 0 ... (2n) ... 254
a.b.c.0/22 +0.0.3.255 255.255.252.000 1,024 4 C c = 0 ... (4n) ... 252
a.b.c.0/21 +0.0.7.255 255.255.248.000 2,048 8 C c = 0 ... (8n) ... 248
a.b.c.0/20 +0.0.15.255 255.255.240.000 4,096 16 C c = 0 ... (16n) ... 240
a.b.c.0/19 +0.0.31.255 255.255.224.000 8,192 32 C c = 0 ... (32n) ... 224
a.b.c.0/18 +0.0.63.255 255.255.192.000 16,384 64 C c = 0, 64, 128, 192
a.b.c.0/17 +0.0.127.255 255.255.128.000 32,768 128 C c = 0, 128
a.b.0.0/16 +0.0.255.255 255.255.000.000 65,536 256 C = 1 B
a.b.0.0/15 +0.1.255.255 255.254.000.000 131,072 2 B b = 0 ... (2n) ... 254
a.b.0.0/14 +0.3.255.255 255.252.000.000 262,144 4 B b = 0 ... (4n) ... 252
a.b.0.0/13 +0.7.255.255 255.248.000.000 524,288 8 B b = 0 ... (8n) ... 248
a.b.0.0/12 +0.15.255.255 255.240.000.000 1,048,576 16 B b = 0 ... (16n) ... 240
a.b.0.0/11 +0.31.255.255 255.224.000.000 2,097,152 32 B b = 0 ... (32n) ... 224
a.b.0.0/10 +0.63.255.255 255.192.000.000 4,194,304 64 B b = 0, 64, 128, 192
a.b.0.0/9 +0.127.255.255 255.128.000.000 8,388,608 128 B b = 0, 128
a.0.0.0/8 +0.255.255.255 255.000.000.000 16,777,216 256 B = 1 A
a.0.0.0/7 +1.255.255.255 254.000.000.000 33,554,432 2 A a = 0 ... (2n) ... 254
a.0.0.0/6 +3.255.255.255 252.000.000.000 67,108,864 4 A a = 0 ... (4n) ... 252
a.0.0.0/5 +7.255.255.255 248.000.000.000 134,217,728 8 A a = 0 ... (8n) ... 248
a.0.0.0/4 +15.255.255.255 240.000.000.000 268,435,456 16 A a = 0 ... (16n) ... 240
a.0.0.0/3 +31.255.255.255 224.000.000.000 536,870,912 32 A a = 0 ... (32n) ... 224
a.0.0.0/2 +63.255.255.255 192.000.000.000 1,073,741,824 64 A a = 0, 64, 128, 192
a.0.0.0/1 +127.255.255.255 128.000.000.000 2,147,483,648 128 A a = 0, 128
0.0.0.0/0 +255.255.255.255 000.000.000.000 4,294,967,296 256 A

Kamis, 31 Januari 2013

Setting Router CLI

Tutorial Setting cisco Router menggunakan CLI

16 Des
Bismillah…
tanpa kalimat pembuka dan sambutan seperti di rapat RT, mari kita mulai belajar setting CISCO router. Yang akan dibahas didalam tutorial ini adalah:
1. konfigurasi static routing
2. setting telnet
3. setting SSH
4. setting DHCP
Jadi, terdapat topologi jaringan seperti dibawah ini
udinlagi-topologi1

sekarang kita ingin mengkoneksikan antara PC 0 ke PC 1 menggunakan static routing
agar terkoneksi, kita harus mensetting satu persatu ketiga router diatas. sebelum itu kita harus mensetting konfigurasi router jika kita pertamakali baru menggunakannya
########################## Konfigurasi Awal Router Cisco ################################
Pada sesi ini berisi setting username, password dan secret pada router. Here we go !!!
— System Configuration Dialog —
Continue with configuration dialog? [yes/no]:   (pilih no)
Press RETURN to get started!      (tekan ENTER)
kita setting sendiri secara manual cisco kita. Oke
perhatikan tanda:
Router>
ini menandakan kita berada di user mode, kita tidak dapat mengkonfigurasi apapun pada mode ini
ketikkan ‘enable’
Router>enable
Router# (kita berada di privillage mode, perhatikan perubahan dari tanda > menjadi # )
kita masuk ke configuration mode, ketikkan ‘conf t’
Router#conf t
Router(config)#
jika muncul tanda Router(config)# berarti kita berhasil masuk di configuration mode
uda… jelas ??? lanjutkan
ngikut aja yahh
Router(config)#hostname udin (buat ganti tulisan router jadi udin hehe ^_^ )
udin(config)#username udin password semangat (membuat username dan paswordnya. ini penting !!!)
udin(config)#enable secret rahasia (bisa aja rahasia diganti rhs, pisang, ayam, telor, mobil ato ngupi* )
udin(config)#exit
sudah …………..
konfigurasi dan setting password uda selese. gamfang khhaan ???
monggo dilanjut
################################### Setting IP ####################################
udin>
udin>en
password:rahasia
udin#sh run (untuk melihat interface apa aja yang kedaftar dalam router kita)
udin#conf t
udin(config)#int fa 0/0 (kangsudna kita masuk ke interface fastEthernet 0/0 )
udin(config-if)# (kalo ada ‘conf-if’ berarti bener)
udin(config-if)#ip address          192.168.1.1         255.255.255.240 (kita setting ip na sama di gbr.)
udin(config-if)#no shutdown (untuk menghidupkan interface f 0/0)
udin(config-if)#exit
udin(config)#exit
udin#
ip yang lain cara settingnya sama. jangan takut salah dan coba saja
#################################### Static Routing ################################
static routing rumusnya:
ip route (network tujuan) (subnetmask tujuan) (ip next hop)
begini ceritanya:
untuk mengenalkan PC 0 ke PC 1 kita setting router I (lihat gambar):
Router I
udin(config)#ip route            192.168.6.0     255.255.255.240            10.10.10.2
udin(config)#ip route            10.10.10.0        255.255.255.252            192.168.3.2

Router II
router2(config)#ip route      192.168.1.0     255.255.255.240            192.168.3.1
router1(config)#ip route      192.168.6.0     255.255.255.240            10.10.10.2

Router III
router2(config)#ip route      192.168.1.0     255.255.255.240            192.168.3.1
router2(config)#ip route      192.168.3.0     255.255.255.252            10.10.10.1

sebelumnya anda setting dulu IP address, subnetmask dan gateway pada PC 0 dan PC 1
contoh PC 0:
ip address: 192.168.1.2
subnetmask: 255.255.255.240
gateway: 192.168.1.1              (adalah ip router yang terhubung langsung dengan PC 0)
sudah…
############################## Setting Telnet ###################################
Telnet merupakan salah satu protocol yang digunakan sebagai remote router dari client yang sudah terkoneksi dengan router tersebut. bingung ??? tarik nafas…..teriak sekencangnya AAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRGGGGGGHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
pastikan teman disamping anda tidak membawa benda tajam, atau memegang mouse, saya ga bisa bayangin kalo kalo ntar….uda ga jadi. lupakan……………………….. wudhu n sholat sunnah dulu aja giihh
untuk setting telnet masuk ke salah satu router diatas, contoh router 1
udin(config)#
udin(config)#line vty 0 4
udin(config-line)#transport input telnet
udin(config-line)#login local
udin(config-line)#exit
sekarang anda coba dengan masuk ke PC 0
pilih command prompt
ketikkan:
telnet 192.168.1.2                    (ip router yang baru dikonfigurasi telnetnya)
username: udin
password: semangat
udin>
udin>en
password: rahasia
udin#
uda…kita uda bisa mengkonfigurasi router 1 dari PC 0. mudah bukan ??? buukkaaaan
################################## Setting SSH ########################################
SSH mempunyai fungsi yang hampir sama dengan telnet, tetapi SSH lebih secure untuk digunakan karena data yang dikirim dan diterima melalui protocol SSH dienkripsi menggunakan algoritma RSA. ok lanjutGAN
contohnya kita tadi uda dengan semangat seting telnet di router 1, sekarang kita ganti setingan telnetnya dengan SSH. Begini:
udin(config)#
udin(config)#line vty 0 4
udin(config-line)#transport input ssh (maka line telnet uda ga bisa digunakan dan diganti dengan line SSH, jika ingin menggunakan keduanya ganti ssh dengan all)
udin(config-line)#login local
udin(config-line)#exit
udin(config)#ip domain-name udin.com (udin.com boleh diganti dengan siapa.com ato apalah)
udin(config)#crypto key generate rsa
akan keluar pertanyaan untuk jumlah bit enkripsi, ketikkan 1024
udin(config)#ip ssh version 2
udin(config)#exit
udah…
sekarang anda coba dengan masuk ke PC 0
pilih command prompt
ketikkan:
pc>ssh –l udin 192.168.1.1
username: udin
password: semangat
udin>
udin>en
password: rahasia
udin#

################################## Setting DHCP#######################################
terdapat topologi jaringan sebagai berikut:
udinlagi-topologi jaringan
router(config)#int fa 1/0 (jika interface yang terhubung ke access point  adalah f 1/0)
router(config-if)# ip address 192.168.10.1            255.255.255.0
router(config-if)# no sh
router(config-if)# exit
router(config)#ip dhcp pool akses (akses boleh diganti enak, Kediri, terserah, apapun dll)
router(dhcp-config)# (jika keluar begini berarti bener)
router(dhcp-config)# default-router 192.168.10.1 (gateway pada dhcp)
router(dhcp-config)# network 192.168.10.0        255.255.255.0
router(dhcp-config)# exit
udah…
lihat setting ip di PC anda, ganti menjadi DHCP, maka secara otomatis, ip network dan gateway sudah terisi sesuai dengan konfigurasi kita.